Ketika berbicara tentang kisah inspiratif di bidang usaha kreatif di Manado, nama Mery Mandey dan Mandey Flower tidak bisa dilepaskan dari deretan kisah sukses yang lahir dari kegigihan, inovasi, dan semangat untuk terus berkembang. Berawal dari sebuah usaha kecil-kecilan, Mandey Flower kini dikenal luas sebagai salah satu toko bunga terbaik dan terlengkap di Manado yang melayani berbagai kebutuhan, mulai dari ucapan selamat, ungkapan duka, hingga aneka dekorasi acara penting.
Mery Mandey, seorang wanita berdarah Minahasa, memulai perjalanan bisnisnya dengan modal penuh keberanian dan keyakinan pada awal tahun 2000-an. Kala itu, Mery telah menyelesaikan pendidikan formal dan memutuskan untuk tidak menjadi pegawai, melainkan mencoba peruntungan di dunia usaha. Ia memilih dunia florikultura, sesuatu yang hampir tidak terpikirkan oleh banyak orang sebagai jalan hidup utama.
Berbekal kegemaran merangkai bunga sejak masa remaja dan dukungan keluarga, Mery membuka kios kecil di sudut salah satu pasar tradisional di Manado. Tentunya langkah awal ini tidaklah mudah persaingan ketat, keterbatasan modal, dan minimnya pengalaman berbisnis sempat membuat ia hampir mundur. Namun, semangat pantang menyerah menjadi modal utamanya melewati masa-masa sulit.
Mery Mandey harus menghadapi berbagai tantangan di masa awal. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan pasokan bunga segar berkualitas karena cuaca Manado yang sering berubah-ubah, serta minimnya petani bunga lokal. Tak jarang, ia harus pergi keluar kota untuk membeli bunga segar agar tuntutan pelanggan terpenuhi.
Ia juga mengikuti berbagai pelatihan dan workshop secara otodidak, baik secara langsung maupun dari internet, untuk memperkaya teknik merangkai bunga serta memperluas pengetahuannya tentang florikultura. Proses belajar tanpa henti inilah yang mengantarkan Mery semakin percaya diri dan berkembang.
Salah satu faktor terpenting yang membuat Mandey Flower bertahan dan berkembang adalah inovasi tanpa henti. Mery menyadari bahwa permintaan pelanggan tidak selalu sama. Maka, ia tidak hanya menawarkan bunga segar, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan seperti:
Gaya rangkaian bunga yang ditawarkan Mandey Flower juga selalu mengikuti tren nasional, bahkan internasional. Mery secara rutin memperhatikan dinamika trend dekorasi dari negara-negara tetangga seperti Korea Selatan dan Jepang, lalu mengadaptasinya ke dalam produk-produk Mandey Flower.
Ketika pandemi melanda di tahun 2020 dan banyak toko terpaksa harus tutup, Mery tidak kehilangan akal. Ia memperkuat penjualan secara online melalui media sosial dan marketplace yang ada di Indonesia seperti Instagram, WhatsApp, dan Tokopedia. Konsumen tetap dapat memilih rangkaian bunga serta mengatur jadwal pengiriman semua dilakukan secara digital dan contactless, mengikuti anjuran pemerintah.
Justru di tengah keterbatasan fisik selama pandemi, Mandey Flower meraih pelanggan baru yang sebelumnya belum pernah mengenal bisnis ini. Teknologi adalah sahabat pengusaha, kata Mery, yang membuktikan bahwa keterbukaan terhadap perubahan adalah kunci untuk tetap bertahan dan berevolusi.
Keberhasilan Mery Mandey bersama Mandey Flower membawa dampak positif tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar. Ia memberikan lapangan pekerjaan bagi puluhan ibu rumah tangga dan pemuda sekitar Manado. Selain sebagai tenaga perangkai, Mery juga mendorong pengrajin lokal untuk menyediakan bahan-bahan dekorasi yang dibutuhkan.
Lebih dari itu, Mery aktif memberdayakan petani-petani bunga dari daerah sekitarnya agar bisa memasok bunga segar secara konsisten. Dengan pola kemitraan yang saling menguntungkan, banyak petani yang mendapatkan penghasilan tambahan dan naik taraf hidupnya.
Selama kurang lebih dua dekade berjalan, Mandey Flower telah dipercaya untuk menangani berbagai proyek besar, seperti dekorasi pesta pejabat, gereja, hingga event perusahaan besar. Pelanggannya pun tidak terbatas pada warga Manado saja, tetapi juga dari luar kota bahkan luar provinsi.
Mery Mandey dan Mandey Flower pernah mendapat penghargaan dari pemerintah kota sebagai UKM Kreatif pada tahun 2017 dan 2021, serta beberapa kali diundang menjadi narasumber pelatihan wirausaha di Sulawesi Utara.
Dari pengalaman panjangnya, Mery Mandey membagikan beberapa tips kepada para calon pengusaha muda, khususnya di Manado dan sekitarnya:
Kisah Mery Mandey dan Mandey Flower membuktikan bahwa kerja keras, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dapat membawa perubahan serta sukses berkelanjutan, bahkan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Mery adalah teladan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mulai bermimpi dan berusaha meraih kesuksesan.
Dari kios kecil di pinggir pasar, kini Mandey Flower telah menjadi simbol kreativitas, dedikasi, dan inspirasi bagi para pengusaha di Manado dan Sulawesi Utara. Kisah Mery Mandey selamanya akan mengingatkan kita bahwa, dengan semangat dan ketulusan, mimpi apa pun bisa diwujudkan.